PENGANTAR
STATISTIK SOSIAL
STATISTIKA: Data Kuantitatif atau Metode?
Kata statistika (statistic) berasal dari bahasa latin
status yang berkaitan dengan suatu negara, dalam arti kesatuan politik. Pada
awalnya, kata statistik diartikan sebagai keterangan-keterangan yang dibutuhkan
negara untuk memperlancar penarikan pajak dan mobilisasi rakyat jelata ke dalam
angkatan perang. Tiap akhir bulan desember, Caesar Agustus di zaman Romawi
mengeluarkan sebuah dekrit agar setiap orang kembali ke kota masing-masing dan
melakukan registrasi. Registrasi tersebut meliputi keterangan-keterangan
mengenai nama, usia, jenis kelamin, pekerjaan dan jumlah keluarga penduduk
negara atau yang kita kenal sekarang sebagai sensus.Statistik adalah kumpulan
data dalam bentuk angka maupun bukan angka yang disusun dalam bentuk tabel
(daftar) dan atau diagram yang menggambarkan atau berkaitan dengan suatu
masalah tertentu.
Statistik penduduk adalah kumpulan angka-angka yang
berkaitan dengan masalah penduduk.Statistik ekonomi adalah kumpulan angka-angka
yang berkaitan dengan masalah ekonomi.Definisi Statistik menurut para ahli:Sudjana
: Pengetahuan yang berhubungan dengan cara-cara Pengumpulan data, pengolahan
dan analisis serta penarikan kesimpulan berdasarkan kumpulan data dan analisis
yang dilakukan.Steel & Stone :Metode yang memberikan cara-cara guna menilai
ketidaktentuan dari penarikan kesimpulan yang bersifat induktif.Statistik :
kumpulan angka yang tersusun lebih dari satu angka.
Contoh : angka pengangguran di Indonesia diperkirakan
naik 9 % ditahun 2012, dari tahun lalu sekitar 8,5 %. Kenaikan jumlah
pengangguran ini lebih disebabkan menurunnya penyerapan tenaga dibidang
industri yang mencapai 36,6 %. Angka 9 %, 8,5 % dan 36,6 % adalah contoh dari
statistik.
Statistika : ilmu mengumpulkan, menata, menyajikan,
menganalisis dan menginterpretasikan data menjadi informasi untuk membantu
pengambilan keputusan yang efektif.
Inti / Komponen kegiatan statistik :
1.Data
2.Berkaitan dengan angka-angka
3.Kegiatan pengumpulan dan pengolahan data
4.Kegiatan analisis data
5.Penarikan kesimpulan
6.Membuat keputusan
Manfaat mempelajari Statistika:
1.Memberi pengetahuan dan kemampuan kepada seseorang
untuk mengevaluasi terhadap data.
2.Bagi mahasiswa ilmu-ilmu sosial, statistika dapat
bermanfaat bagi dunia kerja kelak
Manfaat Statistika dalam Riset Sosial :
1.Menyusun, meringkas dan menyederhanakan data
2.Merancang kegiatan survei atau eksperimen
3.Menerapkan metode terbaik dalam penarikan kesimpulan (inferensia)
4.Mengukur baik tidaknya sebuah inferensi (penarikan
kesimpulan).
Metode Statistik merupakan ilmu pengetahuan yang meliputi
segala metode guna mengumpulkan, mengolah, menyajikan dan menganalisis data kuantitatif
secara deskriptif.
Fokus kegiatan adalah pengumpulan dan penataan data serta
penggunaan pengukuran yang sifatnya menyederhanakan.
Menurut Croxton dan Cowden definisi tersebut lebih
menekankan pada teknik mengumpulkan, mengolah, menyederhanakan, menyajikan dan
menganalisis data kuantitatif secara deskriptif untuk memberikan deskripsi
terhadap suatu peristiwa. Oleh sebab itu dinamakan metode statistik deskriptif.
Metode penarikan kesimpulan umum tersebut sesungguhnya
merupakan inti dari statistik modern yang kemudian populer dengan sebutan statistik
inferensial.
Apa itu Penelitian Sosial?
Riset ilmiah bidang ilmu sosial yang
menggunakan metode, teori dan konsep bidang ilmu sosial yang dapat meningkatkan
pemahaman akan proses sosial dan permasalahan yang ada didalamnya baik individu
maupun kelompok didalam masyarakat. Biasanya riset sosial dilakukan oleh
sosiolog, psikolog, econom, pengamat politik dan antropolog.
Jenis-jenis Statistika
Statistika Deskriptif adalah metode statistika yang
digunakan untuk menggambarkan atau mendeskripsikan data yang telah dikumpulkan
menjadi sebuah informasi.
Statistika Induktif adalah metode yang
digunakan untuk mengetahui tentang sebuah populasi berdasarkan suatu sampel
atau contoh dengan menganalisis dan menginterprestasikan data menjadi sebuah
kesimpulan.
Pengertian Populasi dan Sampel. Populasi adalah sebuah
kumpulan dari semua kemungkinan orang-orang, benda-benda dan ukuran lain dari
obyek yang menjadi perhatian. Sampel adalah suatu bagian dari populasi tertentu
yang menjadi perhatian.
Jenis-jenis Variabel:
-Variabel
kualitiatif adalah data yang diperoleh dari sampel atau populasi berupa data
kualitatif, data bukan berupa angka.
-Variabel kuantitatif adalah data yang diperoleh dari
sampel atau populasi berupa data kuantitatif, data berupa angka.
-Data primer adalah data yang diperoleh secara langsung
dari obyek penelitian.
-Data sekunder adalah data yang diperoleh dari sumber
lain yang sudah dipublikasikan.
Pengukuran
Proses pengukuran dimulai dengan konseptualisasi
(conceptualization) dan operasionalisasi (operationalization) dari setiap
konsepdan variabel yang tercakup dalam hipotesis penelitian. Konseptualisasi
adalah proses pemilihan konsep dan pemberian batasan (definisi) secara teoritis
terhadap suatu konsep. Sedangkan operasionalisasi adalah suatu proses
penyusunan definisi operasional dari konsep yang dimaksud. Jadi, definisi
operasional merupakan batasan (definisi) atas makna suatu konsep dalam bentuk
cara, prosedur, ataupun instrumen pengukuran tertentu.
Prinsip Pengukuran
Ada dua prisip dalam pengkuran. Prinsip eksklusif dan
prinsip ekshautif. Prinsip eksklusif berarti bahwa suatu kasus tidak dapat
memiliki nilai (kategori) lebih dari satu untuk suatu variabel yang sama.
Sedangkan prinsip ekshautif berarti bahwa nilai (kategori) yang tersedia untuk
suatu variabel harus dapat mencakup nilai (kategori) dari setiap kasus.
DISKUSI
Rupiah terapresiasi 0,65 persen terhadap dolar Amerika
pada Januari 2017. Level tertinggi rata-rata nasional kurs tengah eceran rupiah
terhadap dolar Amerika terjadi pada minggu kedua Januari 2017 yang mencapai
Rp13.305,40 per dolar Amerika. Sedangkan menurut provinsi, level tertinggi kurs
tengah terjadi di Provinsi Papua yang mencapai Rp13.165,63 per dolar Amerika pada
minggu kedua Januari 2017.Menurut informasi diatas data tersebut disajikan
dalam metode statistik apa?
LATIHAN
1.Jelaskan manfaat statistik dalam penelitian sosial!
2. Jelaskan perbedaan antara statistika deskriptif dan
statistika inferensia!
3. Jelaskan apa yang dimaksud dengan pengukuran!
4. Tentukan skala pengukuran untuk variabel kualitatif
dan kuantitatif!
KESIMPULAN
1. Data statistik tentunya tidak bisa disamakan dengan
data kuantitatif, kerena di dalam data statistik terdapat juga data kualitatif,
misalnya data tentang jenis kelamin atau data tempat tinggal.
2. Kita bisa menentukan skala pengukuran dengan melihat
kategori dari variabel yang ada. Misalnya Jenis kelamin, kategerinya laki-laki
dan perempuan, maka skala dari variabel tersebut adalah nominal karena hanya
membedakan antara laki-laki dengan perempuan. Sebuah variabel bisa memiliki
skala yang berbeda, dan sekali lagi yang menentukan adalah kategorinya. Contoh:
Usia, jika kategorinya usia 10 tahun, 20 tahun, maka variabel usia memiliki
skala rasio karena memiliki nilai nol yang universal (nol mutlak). Namun, jika
kita menggunakan kategori tua dan muda, maka variabel usia termasuk dalam skala
ordinal.
3. Manfaat statistik banyak sekali. Selain untuk
memberikan gambaran melalui tabel, grafik, atau perhitungan statistik, dalam
penelitian sosial, statistik juga merupakan suatu alat yang bisa digunakan
dalam mengambil kesimpulan, dan memperkuat argumen kita. Dalam kehidupan
sehari-hari statistik bisa kita gunakan untuk menghitung peluang, memperkirakan
keuntungan, dan sebagainya.
4. Dalam statistik distribusi, tentunya statistik juga
memiliki peran, misalnya kita bisa memprediksi untuk tahun depan, dengan
berdasarkan pada kebutuhan di tahun sebelumnya.
Agen Casino Maxbet
BalasHapusBonus Casino Maxbet
Daftar Casino Maxbet
Game Casino Maxbet
Panduan Casino Maxbet
Prediksi Bola Schalke 04 Vs Frankfurt
12 Mai 2018